Laman

Sunday, 6 May 2018

Mesin Irat Bambu / Mesin Pengikis Bambu - Alat Irat Bambu Panjang

Mesin Irat Bambu / Mesin Pengikis Bambu

jual mesin irat bambu manual, cara membuat mesin irat bambu, mesin irat bambu sederhana, mesin irat bambu mini, harga mesin irat bambu, mesin irat bambu panjang, cara membuat mesin irat bambu manual, mesin penipis bambu manual, mesin irat bambu, mesin irat bambu manual, mesin irat bambu panjang, mesin irat bambu mini, mesin irat bambu malang, mesin irat bambu tusuk sate, mesin irat bambu bekas, mesin irat bambu anyaman, mesin irat bambu jogja, mesin irat bambu murah, mesin serut bambu anak panah, harga mesin irat bambu manual, harga mesin serut bambu, harga mesin serut bambu sederhana, harga mesin serut bambu sangkar burung, harga mesin serut bambu untuk sangkar, harga mesin serut bambu bekas, mesin serut bambu bekas, mesin serut bambu sangkar burung, cara buat mesin irat bambu, mesin serut bambu canggih, cara membuat mesin irat bambu manual, mesin serut bambu dupa, jual mesin serut bambu di malang, gambar mesin irat bambu, harga mesin irat bambu murah, mesin serut bambu jogja, mesin serut jeruji bambu, jual mesin irat bambu, kerajinan bambu mesin irat, mesin serut bambu layangan, mesin serut lidi bambu, mesin serut bambu manual, mesin serut bambu mini, mesin serut bambu murah, mesin serut bambu malang, jual mesin serut bambu manual, mesin serut bambu otomatis, mesin serut ruji bambu, mesin irat bambu sederhana, mesin serut bambu sangkar, mesin serut bambu sederhana, membuat mesin serut bambu sederhana, mesin serut bambu untuk sangkar burung, mesin serut bambu termurah, mesin serut bambu tradisional.
Mesin Irat Bambu
Mesin Irat Bambu
Fungsi kegunaan dari mesin irat bambu adalah menipiskan atau mengikis bambu agar tidak memiliki sisi tajam yang dapat melukai tangan. dengan mesin pengirat bambu maka bambu akan mudah diolah menjadi bahan kerajinan yang lebih luas lagi.

Alat Irat Bambu
Alat Irat Bambu


Video Mesin Irat Bambu


Spesifikasi Mesin Irat Bambu

Dimensi                       : 750 x 600x 950 mm
Jumlah Roll                 : 6 buah
Pisau                            : Besi Baja
Material Body             : Plat Besi
Material Rangka         : Siku Besi
Transmisi                    : Gear Box
Penggerak                   : Dinamo 1 HP, 1 Phase
Daya                           : 750-900 Watt

Spesifikasi
Dimensi                       : 850 x 600x 1000 mm
Jumlah Roll                 : 8 buah
Pisau                            : Besi Baja
Material Body             : Plat Besi
Material Rangka         : Siku Besi
Transmisi                    : Gear Box
Penggerak                   : Dinamo 1,5 HP, 1 Phase
Daya                           : 1000-1300 Watt

Tanaman bambu begitu akrab dengan Bangsa Indonesia. Tidak hanya mempunyai manfaat ekologi yang baik, bambu ikut dipakai suku bangsa di Nusantara menjadi bahan bangunan, transportasi, kuliner, penyembuhan, perlengkapan rumah tangga, sampai alat musik. Akan tetapi, kenapa bambu masih tetap dipandang seperti tanaman tidak mempunyai nilai ekonomi yang tinggi? 

“Dalam perjalanan saya bersama dengan Farid Gaban melingkari Indonesia yang kami ucap Ekspedisi Zamrud beberapa waktu lantas, hampir semua penduduk di Indonesia manfaatkan bambu. Tetapi cuma dipakai untuk pagar atau keperluan alat dapur,” kata Ahmad Yunus, jurnalis yang sekarang mengikuti pengrajin bambu di Cisarua, Lembang, Jawa Barat, waktu lalu. 

Bambu tidak mempunyai nilai ekonomi tinggi sebab pemanfaatannya yang hanya terbatas, baik menjadi bahan kerajinan ataupun industri. “Bambu menjadi bahan kerajinan semakin banyak di Pulau Jawa.” Bambu, tanaman yang banyak manfaat serta menguntungkan. Beberapa pengrajin bambu di Cisarua yang didampingi Yunus, tidak hanya mengurus bambu untuk barang rumah tangga seperti piring, gelas, nampan serta lampu, ikut lakukan beberapa eksplorasi bambu. “Eksplorasi ini terpenting, karena beberapa rekan yang tertarik dengan bambu ada yang dapat membuat jadi sepeda serta mebel berkualitas baik.” 

Beberapa karya seni rupa kontemporer sangat menarik saat mengeksplorasi bambu. Contohnya, beberapa karya seni rupa di tempat wisata Dusun Bambu yang terdapat di kaki Gunung Burangrang, Cisarua, Lembang, Jawa Barat. 
Satu karya seni rupa kontemporer di Dusun Bambu, Lembang, Jawa Barat, yang memakai alat bambu. 
Keadaan di Indonesia, kata Yunus, berlainan dengan di Tiongkok serta Vietnam. Bambu telah jadi bahan baku mahal, hingga ada beberapa perkebunan bambu yang maksudnya menukar pohon menjadi penyedia bahan baku kayu. 

“Pemerintah semestinya meningkatkan industri perkayuan berbasiskan bambu. Karena, tidak hanya mempunyai manfaat ekologi yang baik, bambu sebagai sumber kayu yang berkepanjangan serta ramah lingkungan. Serumpun bambu itu usianya sampai 40 tahun. Sesudah itu baru dikerjakan penanaman baru,” katanya. 

Satu eksplorasi bambu dari yang kaku jadi selentur tali dalam karya seni di Dusun Bambu, Lembang, Jawa Barat. Photo: Taufik Wijaya 
Satu eksplorasi bambu dari yang kaku jadi selentur tali dalam karya seni di Dusun Bambu, Lembang, Jawa Barat. Photo: Taufik Wijaya 
Lantas, kenapa perlengkapan rumah tangga yang memiliki bahan baku bambu sedikit yang berminat? 

“Ini rintangan kita. Walau sebenarnya bambu itu material yang eksotik. Ini karena beberapa pengrajin hanya terbatas pada design serta peningkatan produk sebab terhalang bahan baku serta modal. Sejumlah besar, pengrajinnya di Jawa bukan di Sumatera atau Kalimantan yang bahan bakunya banyak,” kata Yunus. 

Diluar itu, sekarang ini belumlah diketemukan bahan baku untuk bambu yang sehat atau aman buat kesehatan yang harga nya murah. Ini terpenting untuk perlengkapan rumah tangga seperti cangkir, piring, sendok, dan mainan anak-anak. “Artinya, bambu yang dipakai jadi kuat, berkapasitas bertahan lama, tetapi sehat buat manusia.” 

Karena itu, perlengkapan rumah tangga memiliki bahan bambu yang sehat harga nya tambah lebih mahal dibanding memiliki bahan kaca atau kayu. “Kami cuma jual bila ada pemesannya. Beberapa pengrajin baru melakukannya bila ada yang pesan. Beberapa produk seperti gelas, penyelesaiannya susah serta memerlukan waktu yang lama,” kata Yanti, pedagang kerajinan. 

Rangka sepeda yang terbuat dari bambu, tahun 1896, yang dipajang di Praha Technical Museum. Sumber: Wikipedia 
Rangka sepeda yang terbuat dari bambu, tahun 1896, yang dipajang di Praha Technical Museum. Sumber: Wikipedia 
Seseorang pengelola kerajinan bambu di Bandung, yang tidak ingin dijelaskan namanya, ikut mengatakan market kerajinan bambu di Indonesia yang berminat tambah lebih rendah dibanding di luar negeri. “Mungkin harga nya yang tambah lebih mahal dibanding memiliki bahan baku kaca atau kayu, sesaat dalam kehidupan keseharian bambu adalah bahan yang tidak berharga ekonomi tinggi dibanding kayu dari pohon.” 

“Menurut kami, pemerintah butuh menggerakkan penduduk untuk memakai perlengkapan rumah tangga yang memakai bambu. Karena tanaman bambu begitu baik untuk lingkungan hidup, serta berkepanjangan,” tuturnya. 

Vas bunga dari bambu yang sudah diukir sewaktu Dinasti Qing di Tiongkok. Sumber: Wikipedia 
Vas bunga dari bambu yang sudah diukir sewaktu Dinasti Qing di Tiongkok, sebelum 1900-an. Sumber: Wikipedia 
Sumatera 

Diterangkan Yunus, bambu yang tumbuh di lokasi tempat basah atau di pesisir Sumatera kualitasnya tambah lebih baik yang tumbuh di Jawa. Karena, kandungan airnya lebih rendah. Oleh karenanya, alangkah sebaiknya peningkatan industri perkayuan memiliki bahan bambu di kembangkan di pesisir Sumatera. Tidak hanya dekat dengan bahan baku, kualitasnya tambah lebih baik. 

“Artinya, bambu bisa jadi tanaman yang di kembangkan di pesisir Sumatera yang kondisinya hutannya mulai rusak. Tidak hanya bisa melakukan perbaikan tempat, keseimbangan hidrologis serta pemanasan global, bambu dapat juga memberi pendapatan ekonomi yang tinggi. Karena, nantinya bambu bisa menjadi bahan penting perkayuan dunia,” katanya. Sumber.

Bambu ialah tanaman type rumput-rumputan dengan rongga serta ruas di batangnya. Bambu mempunyai banyak type. Nama lainnya dari bambu ialah buluh, aur, serta eru. Dalam dunia ini bambu adalah salah satunya tanaman dengan perkembangan sangat cepat. Sebab mempunyai skema rhizoma-dependen unik, dalam satu hari bambu bisa tumbuh selama 60 cm (24 Inchi) bahkan juga lebih, bergantung pada keadaan tanah serta klimatologi tempat dia ditanam.
Bambu diklasifikasikan ke lebih dari 10 genus serta 1450 spesies. Spesies bambu diketemukan di beberapa tempat iklim, dari iklim dingin pegunungan sampai daerah tropis panas. Mereka ada di selama Asia Timur dari 50o Lintang Utara di Sakhalin sampai ke samping utara Australia, serta dibagian barat India sampai ke Himalaya. Mereka ikut terdapati di sub-Sahara Afrika, serta di Amerika dari pertengahan Atlantik Amerika Utara sampai ke selatan ke Argentina serta Cili, sampai titik sangat selatan Bambu pada 47o Lintang Selatan. Benua Eropa tidak mempunyai spesies bambu asli.

Belakangan ini sudah diusahakan untuk membudidayakan bambu dengan komersial di Danau Besar Afrika di Afrika Tengah sisi timur, terpenting di Rwanda. Diluar itu, beberapa perusahaan di Amerika Serikat ikut menumbuhkan, memanen, serta mendistribusikan spesies bambu seperti Phyllostachys edulis.

Ada dua bentuk bambu pada umumnya, yakni bambu berkayu dari suku Arundinarieae serta Bambuseae, serta bambu rerumputan dari suku Olyreae. Analisa molekuler dari pastida tunjukkan jika ada tiga sampai lima garis keturunan penting dari bambu.

Ekologi 

Rimba bambu di Taiwan 

Terlihat dekat batang bambu 

Rimba bambu di New Jersey. 
Bambu ialah tanaman dengan laju perkembangan paling tinggi dalam dunia, dilaporkan bisa tumbuh 100 cm (39 in) dalam 24 jam.[1] Akan tetapi laju perkembangan ini sangat dipastikan dari keadaan tanah lokal, iklim, serta type spesies. Laju perkembangan yang sangat umum ialah seputar 3–10 cm (1,2–3,9 in) /hari. Bambu sempat tumbuh dengan besar-besaran pada periode Cretaceous, di lokasi yang sekarang dimaksud dengan Asia. Sebagian dari spesies bambu paling besar bisa tumbuh sampai melewati 30 m (98 ft) tingginya, serta dapat sampai diameter batang 15–20 cm (5,9–7,9 in). Akan tetapi spesies spesifik cuma dapat tumbuh sampai ketinggian beberapa inci saja. 

Bambu termasuk juga dalam keluarga rumput-rumputan, yang bisa jadi keterangan kenapa bambu mempunyai laju perkembangan yang tinggi. Perihal ini bermakna jika saat bambu dipanen, bambu akan tumbuh kembali secara cepat tiada mengganggu ekosistem. Tidak seperti pohon, batang bambu muncul dari permukaan dengan diameter penuh serta tumbuh sampai sampai tinggi maximum pada sebuah musim tumbuh (seputar 3 sampai 4 bulan). Saat beberapa waktu itu, tiap-tiap tunas yang muncul akan tumbuh vertikal tiada menumbuhkan cabang sampai umur kematangan diraih. Lantas, cabang tumbuh dari node serta daun muncul. Pada tahun selanjutnya, dinding batang yang memiliki kandungan pulp akan mengeras. Pada tahun ke-3, batang makin mengeras. Sampai tahun kelima, jamur bisa tumbuh dibagian luar batang serta tembus sampai ke serta membusukkan batang. Sampai tahun ke delapan (bergantung pada spesies), perkembangan jamur akan mengakibatkan batang bambu membusuk serta roboh. Perihal ini tunjukkan jika bambu sangat pas dipanen saat berumur pada tiga sampai tujuh tahun. Bambu akan tidak makin bertambah tinggi atau jadi membesar batangnya sesudah tahun pertama, serta bambu yang sudah roboh atau dipanen akan tidak digantikan oleh tunas bambu baru dalam tempat dia sempat tumbuh. 

Banyak spesies bambu tropis akan mati pada temperatur mendekati titik beku, sesaat beberapa bambu di iklim tengah dapat bertahan sampai temperatur −29 °C (−20 °F). Beberapa bambu yang tahan dingin itu dapat bertahan sampai zone 5-6 dalam kelompok USDA Plant Hardiness Zones, walau selanjutnya mereka akan meruntuhkan daun-daunnya serta hentikan perkembangan, akan tetapi rizomanya akan selamat serta menumbuhkan tunas bambu baru pada musim semi selanjutnya. 

Bambu dari genus Phyllostachys digolongkan menjadi spesies invasif di Amerika Serikat serta jual-beli ataupun perbanyakan ialah ilegal.

Menjadi makanan hewan 

Bambu ialah makanan penting panda, sampai 99% dari diet mereka 
Tunas bambu empuk, ranting, serta dedaunan ialah sumber makanan penting dari panda di Tiongkok, panda merah di Nepal, serta lemur bambu di Madagaskar. Tikus mengonsumsi buah bambu, gorila gunung Afrika ikut mengonsumsi bambu serta sudah didokumentasikan konsumsi nira bambu yang sudah berfermentasi serta memiliki kandungan alkohol. Simpanse serta gajah ikut mengonsumsi sisi dari batang bambu. 

Larva dari pelubang bambu (ngengat Omphisa fuscidentalis) di Laos, Myanmar, Thailand serta Tiongkok mengonsumsi pulp dari bambu yang masih tetap hidup. Larva ngengat ini jadi bahan makanan ditempat. 

Pembungaan massal 

Bambu yang tengah berbunga 
Umumnya bambu berbunga begitu jarang. Faktanya, bambu cuma berbunga dengan jeda 5 sampai 120 tahun. Pembungaan massal pada spesies spesifik berlainan saatnya. Pembungaan massal yang sangat lama periodenya ialah bambu dari spesies Phyllostachys bambusoides. Spesies ini berbunga dengan massal dalam tempo bertepatan walau terpisah dengan geografis serta iklim, serta sesudah itu bambu akan mati tersisa rizomanya. Pembungaan ini mempunyai efek yang kecil, hingga memberikan indikasi kehadiran alarm biologis di sel yang menyebabkan penjatahan daya untuk menghasilkan bunga serta hentikan perkembangan vegetatif. Proses ini, termasuk juga sebabnya dengan volusi, masih tetap jadi pertanyaan. 

Satu tesis yang menuturkan evolusi dari pembungaan massal ini ialah untuk "mengenyangkan" predator, dimana pembungaan serta pembuahan dalam tempo yang bertepatan akan tingkatkan ketahanan populasi benih mereka dengan membanjiri ruang dengan buah hingga predator akan mengonsumsi yang mereka perlukan serta lantas tinggalkan biji-bijian yang tersisa untuk tumbuh jadi tanaman baru. Bambu mempunyai siklus pembungaan yang jauh melewati umur hidup rodent hingga dapat mengendalikan populasi rodent supaya tidak terlatih mengonsumsi buah bambu. Serta bambu dewasa yang mati sebelum berbunga semakin lebih efisien bila tidak dipertahankan menjadi proses penyimpanan daya untuk lakukan pembungaan.

Tesis yang lain ialah berdasar pada teori kebakaran rimba bambu, di mana kematian massal saat pembungaan menyebabkan masalah habitat. Bambu yang jadi kering diatas biji-bijian yang sudah jatuh diatas tanah bisa menyebabkan kebakaran rimba karena sambaran petir. Sebab bambu bisa jadi tanaman suksesi yang agresif, serta tunas bambu yang baru bisa menahan perkembangan tanaman yang lainnya hingga mereka dapat kuasai tempat. 

Akan tetapi ke-2 tesis disangsikan dengan beberapa fakta. Tesis "pengenyangan" predator tidak menuturkan dengan detil kenapa pembungaan massal menghabiskan waktu sampai 10 kali umur hidup rodent. Serta tesis kebakaran bambu disangsikan sebab tidak diketemukan bukti terjadinya kebakaran rimba bambu karena sambaran petir; hampir semua dikarenakan oleh manusia.Serta teori pemakaian sambaran petir menjadi hanya satu fakta dalam perkembangan evolusi bambu disangsikan sebab sambaran petir adalah peristiwa alam yang begitu tidak tersangka. Walau kebakaran rimba karena sambaran petir sebetulnya berlangsung dalam periode waktu evolusi kehidupan di bumi di sejumlah tempat. Serta spesies tanaman Pinus contorta memerlukan penyebab ekologis seperti kebakaran rimba untuk sebarkan biji bertambah cepat, serta Sequoiadendron giganteum memerlukan kebakaran rimba supaya tunas mereka dapat menguasai rimba. 

Pembungaan massal ikut mempunyai efek ekonomi serta ekologis. Munculnya buah bambu yang dengan mencolok bisa menyebabkan perkembangan populasi rodent, hingga bisa menyebabkan rusaknya tanaman pertanian ditempat. Seperti pembungaan massal oleh tanaman bambu Melocanna bambusoides di Teluk Bengal yang berlangsung tiap-tiap 30-35 tahun sekali.Rodent ikut menyebabkan penyebaran penyakit seperti typhus, typhoid, serta wabah pes.

Dalam beberapa masalah, pembungaan massal menyebabkan timbulnya kultivar baru dalam tempat itu dengan karakter yang berlainan dengan populasi bambu awal mulanya. Hingga periode pembungaan selanjutnya mungkin akan tidak sama juga dengan periode pembungaan awal mulanya.

Pembudidayaan 
Bambu tumbuh lewat cara sebarkan perakaran serta rizomanya dibawah tanah. Persebaran ini dapat begitu luas, apabila tidak dikontrol dapat mengakibatkan tunas tumbuh dalam tempat yang tidak diharapkan, bahkan juga punya potensi invasif. Berapa luas perakaran bambu menebar dipastikan oleh type tanah serta iklim ditempat. Rizoma yang ada di tanah dapat dipotong bila diharapkan, apabila rizoma terpisah dari tubuh pentingnya, umumnya akan mati. 

Kayu komersial 
Kayu bambu dibuat dari bambu budidaya serta bambu liar, umumnya dari genus Phyllostachys. Di Indonesia, bambu bahan bangunan salah satunya dibuat oleh marga-marga Bambusa (contohnya, bambu ampel), Dendrocalamus (mis. bambu betung), serta Gigantochloa (mis. bambu ater, bambu gombong).

Pemanenan kayu 
Bambu yang dipakai untuk pekerjaan konstruksi mesti dipanen saat batang sampai kemampuan tertingginya serta saat kandungan gula di batang ada dalam keadaan paling rendah, sebab kehadiran gula memudahkan bambu untuk terserang hama. 

Pencucian 
Pencucian atau pengawa-lindian ialah penguraian getah bambu sesudah pemanenan. Di banyak tempat dalam dunia, kandungan getah dikurangi dengan beberapa langkah: 

Bambu yang sudah dipotong ditegakkan dengan pertolongan bambu yang masih tetap tertanam sampai daun yang masih tetap melekat pada bambu berwarna kekuningan. Perihal ini mempunyai tujuan supaya kandungan gula dalam getah digunakan oleh daun serta ranting bambu terlebih dulu. Umumnya dikerjakan saat dua minggu. 
Langkah yang sama juga dengan diatas akan tetapi sisi basic bambu di rendam dalam sungai atau drum air. Langkah tersebut bertambah cepat sebab getah gula keluar tenggelam atau larut oleh air. 
Dibaringkan serta di rendam di tubuh air yang mengalir. 
Air dipompakan ke batang bambu sesudah sisi dalamnya dilubangi. 
Dalam proses pencucian, bambu dikeringkan perlahan-lahan dalam tempat teduh untuk menahan retaknya susunan luar bambu. 

Menurut Stebbings, hasil dari percobaannya, pengawa-lindian dengan merendam bambu di air saat 5 hari, dibarengi dengan pengeringan serta perendaman dalam "Rangoon oil" (yaitu, semacam minyak tanah) saat 48 jam, bisa mengawetkan bambu untuk tiang telegraf dari serangan kumbang bubuk selama sekurangnya setahun. Untuk mempertinggi keawetan, dia merekomendasikan untuk perpanjang waktu perendaman di air sampai semua getah yang terdapat dalam buluh terlarutkan di air. Memberi komentar perihal ini, Ridley menyampaikan jika perendaman di air saat dua bulan lumayan memadai untuk menahan serangan serangga itu.

Tunas bambu mentah di pasar di Jepang 

Khao lam (Thai: ข้าวหลาม) ialah beras ketan dengan gula serta santan kental dibuat di ruas bambu spesial dengan diameter spesifik 
Walau tunas bambu memiliki kandungan racun taxiphyllin, senyawa glikosida sianogenik, yang dapat membuahkan sianida di lambung, pemrosesan yang sesuai dengan akan jadikan tunas bambu dapat dikonsumsi. Beberapa masakan Asia memakai tunas bambu, serta tunas bambu di jual berbentuk fresh ataupun kalengan. Lemur bambu emas mengonsumsi tunas bambu mentah serta mereka tidak dipengaruhi racun taxiphyllin. 

Tunas bambu dalam keadaan terfermentasi ialah bahan penting dalam beberapa kuliner di Himalaya. Di India dimaksud khorisa. Di Nepal, tunas bambu difermentasikan dengan kunyit serta minyak sayur, lantas dibuat dengan kentang jadi masakan yang dikonsumsi bersama dengan nasi (alu tama (आलु तामा) in Bahasa Nepali). 

Di Indonesia, tunas bambu yang akan di mengkonsumsi dipotong tipis-tipis serta di rebus untuk menghilangkan senyawa racun,lantas di bersihkan bersih untuk lalu bisa di imbuhkan santan serta rempah-rempah untuk bikin gulai rebung. Resep lainnya yang manfaatkan tunas bambu yakni sayur lodeh serta lumpia. Tunas bambu yang sudah iris dicuci bersih serta/atau di rebus sebelum dikonsumsi untuk menghilangkan racun. 

Acar tunas bambu dipakai menjadi pelengkap makanan, juga bisa dibikin dari pokok batang bambu muda (pith) 

Getah dari batang bambu muda disadap saat musim hujan untuk membuahkan minuman mengandung alkohol. Daun bambu dapat digunakan menjadi pembungkus camilan. 

Sisi dalam batang bambu tua umumnya dipakai menjadi alat memasak di banyak budaya Asia. Sup serta beras yang dibuat di batang bambu diuraikan ke api sampai masak. Memasak di batang bambu diakui membuahkan perasaan yang berlainan. 


Beberapa barang dari anyaman bambu 

Satu toko di pasar tradisionil jual beberapa barang dari anyaman bambu serta rotan 
Bambu ikut dipakai untuk bikin sumpit serta alat memasak yang lain seperti spatula. Bambu adalah bahan baku dari beberapa perlengkapan rumah tangga yang penting sebelum datangnya masa perlengkapan rumah tangga dari plastik. Bakul nasi, tampah, bubu/perangkap ikan, tempat kue (besek), topi bambu (caping) ialah contoh dari beberapa perlengkapan yang terbuat dari bambu. 

Konstruksi 
Rumah-rumah di pedesaan Jawa serta Sunda ada banyak yang menggunakan dinding bambu. Pohon bambu yang tebal terpenting dibagian pangkal digunakan menjadi kaso. Batang bambu banyak juga digunakan menjadi jembatan darurat. 

Bambu berkualitas tinggi lebih kuat dibanding baja, hingga bisa dipakai menjadi bahan bangunan ataupun senjata 


Konstruksi bambu pada pagar, dinding, tiang. Tempat: Bojongmangu, Kabupaten Bekasi 
Instrumen musik 
Di Indonesia, bambu seringkali dipakai menjadi alat musik tradisionil sebagai keunikan semasing daerah Indonesia. Salah satunya perumpamaannya ialah Angklung serta Seruling yang datang dari Sunda. 

Transportasi 
Bambu bisa di pakai untuk dibikin jadi rakit, dengan ukuran yang beragam macam. 

Bambu pada kebudayaan Asia 

Pendapat pengangkutan bambu (photo diambil pada saat Hindia Belanda) 
Panjangnya usia bambu membuatnya dia menjadi lambang keteguhan, ketulusan di Cina, serta menjadi sinyal pertemanan di India. Jarangnya bambu berbunga, membuat bunganya dipandang seperti lambang kelaparan mendatang. Perihal ini bisa saja terkait dengan tikus-tikus yang memakani bunga-bungaan bambu yang mengakibatkan tikus-tikus makin bertambah banyak serta mengakibatkan hancurnya produksi pertanian lokal.[21] 

Di kebudayaan Cina, bambu, prem, anggrek, serta krisan (didapati sebagai méi lán zhú jú 梅兰竹菊) seringkali dikatakan sebagai Empat Lelaki. Ke empat tanaman ini merepresentasikan ke empat musim dan ke empat segi dari Junzi ("guru", "orang bijak", 君子) dalam Konfusianisme. Cemara (sōng 松), bambu (zhú 竹), serta prem (méi 梅) ikut dikagumi ketahanannya pada keadaan yang keras. Mereka bertiga ini diketahui menjadi Tiga Rekan di Musim Dingin (suìhán sānyǒu 岁寒三友) dalam kebudayaan Cina. Ketiganya ikut digunakan untuk skema pemeringkatan di Jepang. Contohnya dalam tempat penginapan tradisionil di Jepang (ryokan 旅館), cemara (matsu 松) melambangkan tingkatan penting, bambu (take 竹) menjadi tingkat ke-2, serta prem (ume 梅) menjadi tingkatan ke-3.

Bambu menjadi senjata 
Di sejumlah daerah Asia Timur serta Asia tenggara bambu dipakai menjadi alat bela diri. Perumpamaannya ialah bela diri silambam pada jaman Tamil kuno, pada bela diri ini petarung akan seringkali sama-sama berpukulan dengan tongkat bambu. 

Konservasi 
Cuma beberapa kecil (pada 50-100 spesies) bambu yang relatif aman populasinya sebab sudah dibudidayakan dengan luas. Sesaat, seputar 1/2 dari jumlahnya spesies bambu riskan kepunahan sebab kelestariannya tergantung pada kehadiran tutupan rimba, yang selalu berkurang hari untuk hari. Seputar 250 spesies salah satunya bahkan juga cuma hidup di ruang berhutan kurang dari 2000 km², yang menyebar di semasing lokasi agihannya. Pada bagian yang lainnya, masih tetap amat sedikit yang didapati tentang sifat-sifat biologis serta ekologis umumnya type itu. Kerentanan ini masih tetap ditambah dengan karakter intrinsik bambu tentang perbungaan serempak yang dibarengi dengan kematian massal pada beberapa jenis bambu spesifik; yang jika berbetulan dengan peristiwa kebakaran atau rusaknya rimba yang luas, bisa mengarahkan beberapa jenis itu pada kepunahan.

Selama ini, Rincian merah IUCN baru mendaftarkan seputar 20 spesies bambu Amerika, 16 bambu Asia, serta satu Afrika; tidak satupun dari 25 spesies asli Madagaskar, walaupun 10 spesies salah satunya hanya dijumpai pada habitat seluas kurang dari 2000 km², yang tertera disana.
No comments:
Write komentar