Laman

Sunday, 6 May 2018

Harga Mesin Pemotong Nata De Coco - Mesin Perajang Nata

Mesin Pemotong Nata De Coco 

Mesin Pemotong Nata De Coco
Mesin Pemotong Nata De Coco

harga mesin perajang nata de coco, alat pemotong nata de coco, jual mesin pembuat nata de coco, harga mesin potong nata de coco, harga mesin pembuat nata de coco, cara memotong nata de coco, mesin press nata de coco, harga nata de coco lembaran, mesin pemotong nata, mesin pemotong nata de coco, mesin potong nata, harga mesin pemotong nata de coco, jual mesin potong nata de coco, harga mesin pemotong nata, cara kerja mesin pemotong nata de coco, jual mesin pemotong nata de coco. Fungsi mesin pemotong nata de coco adalah untuk memudahkan pemotongan nata yang masih berupa lembaran nata. pemotongan dengan mesin ini akan mempermudah pengemasan, karena hasil potongan sudah berbentuk kotak-kotak kecil.



Alat Pemotong Nata De Coco




Spesifikasi Mesin Pemotong Nata De Coco 
Spesifikasi

Tipe                             : KM-PRN01
Dimensi                       : 700 x 500 x 700 mm
Material pisau              : Stainless Steel
Material Alas Produk   : Plastik Teflon
Material Alas               : Stainlees Steel
Material Body              : Mild Steel
Material Rangka           : Siku Besi
Pengerak                      : Elektromotor 1/2 HP
Kapasitas                     : 2 – 4 lembar/menit
Panjang Nampan          : 40 cm




Tipe                             : KM-PRN01 Double L
Dimensi                       : 1200 x 900 x 800 mm
Material pisau              : Stainless Steel
Material Alas Produk   : Plastik Teflon
Material Alas               : Stainlees Steel

Material Body              : Mild Steel

Material Rangka           : Siku Besi

Pengerak                      : Elektromotor 1/2 HP ( 2x)

Kapasitas                     : 6 – 12 lembar/menit
Panjang Nampan          : 40 cm

_________________________________________________________________________________

Nata de coco datang dari bahasa Spanyol yang bermakna cream kelapa. Awalannya nata de coco dibikin di Filipina yang disebut koloni bangsa Spanyol. Nata de coco sendiri ialah semacam cermat yang terbuat dari air kelapa. Di Indonesia, nata de coco dikonsumsi menjadi bahan kombinasi beberapa resep minuman seperti es buah serta yang lain. Waktu bulan Puasa datang, nata de coco jadi primadona menjadi kombinasi minuman berbuka. Pembuatan nata de coco memakai bahan baku air kelapa yang difermentasi dengan semacam bakteri.

Proses Pembuatan Nata de Coco

Bagaimana triknya merubah air kelapa jadi nata? Proses pembuatan nata de coco dibantu oleh semacam bakteri bernama Acetobacter xylinum. Nah, bakteri gula yang terdapat di air kelapa akan difrementasi oleh Acetobacter xylinum jadi seperti gel atau jelly yang terapung diatas cairan. Gel yang memiliki tekstur kenyal serta berwarna putih ini dimaksud nata atau sel bakteri atau selulosa. Di bawah ini beberapa langkah membuatnya :

1. Pertama kali, buat persiapan beberapa bahan tersebut:
- Air kelapa
- Gula pasir
- Asam cuka (asam asetat)
- Wadah fermentasi
- Starter atau biakan bakteri Acetobacter xylinum
- Panci untuk memasak

2.Saringlah air kelapa untuk memisahkan kotoran serta serat. Yakinkan kandungan air kelapa betul-betul bersih dari serat-serat kelapa.
3.Masukan air kelapa ke panci. Didihkan air kelapa itu. sesudah mendidih, tuang gula pasir.
4.Matikan api serta dinginkan. Simpanlah air kelapa itu ke wadah untuk proses fermentasi yang sudah steril. Sesudah dingin, imbuhkan asam asetat (asam cuka).
5.Step setelah itu step inokulasi yakni satu proses perpindahan bibit atau biakan bakteri dari medium lama ke medium baru. Pindahkan starter atau biakan bakteri Acetobacter xylinum dari alat biakan ke wadah fermentasi berisi air kelapa yang sudah didihkan, dikasih gula serta asam cuka.
6.Tutuplah wadah fermentasi serta peram saat 7 sampai 14 hari. Yakinkan alat peram tertutup serta tidak alami goncangan. Yakinkan kesterilan wadah peram serta penutupnya.
7.Saat waktu panen nata datang, nata mesti dicuci, di rebus atau di rendam terlebih dulu untuk menghilangkan asam. Bila dikerjakan lewat cara di rendam, rendamlah di air saat 3 hari serta yakinkan untuk ganti air rendaman sehari-hari.
8.Sesudah itu, nata dipotong-potong jadi bagian-bagian. Lalu kerjakan perebusan nata kembali.
9.Step akhhir pembuatan nata de coco yakni dengan merendam nata yang sudah di rebus ke larutan gula dengan persentase 40% saat 30 menit sampai 45 menit. Nata siap disantap.

Proses membuat nata de coco - Nata de coco termasuk juga bahan pangan menjadi minuman produk aplikasi bioteknologi konvensional. Di samping tempe yang telah dibicarakan awal mulanya, bahan pangan yang satu ini pula manfaatkan mikroorganisme jamur serta bakteri menjadi agen biologi yang membuahkan enzim untuk lakukan metabolisme.
Enzim yang dibutuhkan ialah selulose dengan agen biologi acetobacter xylinum serta bahan basic yang dipakai ialah air kelapa. Nah, menjadi lanjutan materi bioteknologi konvensional dalam produksi pangan, kesempatan ini Matra Pendidikan akan menyediakan proses pembuatan nata de coco. Nata de coco adalah hasil fermentasi air kelapa dengan pertolongan mikroba Acetobacter xylinum, yang berupa padat, berwarna putih transparan, terasa manis serta memiliki tekstur kenyal.
A.Langkah Membuat:
1. Air kelapa mentah di saring, serta dimasukkan ke panci stenless ukuran 5 liter dibuat sampai mendidih 100 derajat celcius
2. Sesudah mendidih masukan gula putih 250 gr, za 0,5 gr, cuka 50 cc.
3. Kombinasi air kelapa yang telah mendidih dimasukan ke baki plastik yang bersih atau steril.
4. Tutuplah baki-baki itu dengan kertas koran steril yang telah dijemur dengan panas matahari.
5. Baki-baki ditutup rapat serta diatur diatas rack baki dengan rapi serta ditiriskan sampai dingin untuk dikasih bibit nata de coco
6. Pembibitan dikerjakan saat pagi hari serta hasil pembibitan ditutup kembali
7. Baki hasil pembibitan tidak bisa terganggu atau tergoyang
8. Biarlah baki pembibitan itu saat 1 minggu serta janganlah terganggu atau tergoyang oleh apa pun.
9. Membuka hasil pembibitan sesudah berusia 1 minggu.

B.Langkah Panen
1. Nata yang tercipta diambil serta dibuang sisi yang rusak (bila ada),lantas dibikin bersih dengan air (dibasuh). Lalu di rendam dengan air bersih saat 1 hari.
2.Di hari ke-2 rendaman ditukar dengan air bersih serta di rendam lagiselama 1 hari.
3.Di hari ke-3 nata dicuci bersih serta dipotong bentuk kubus (ukuransesuai hasrat) lalu di rebus sampai mendidih serta air rebusan yang pertama dibuang.
4.Nata yang sudah dibuang airnya barusan, lalu di rebus kembali danditambahkan dengan satu sendok makan asam sitrat.

C.Langkah Memproses
1.Jika di proses menjadi kombinasi es buah, nata de coco ditambah lagi gula serta sirup.
2.Jika tidak sudah sempat mengolahnya, jadi disimpan saja dalam almari es.

D.Faedah nata de coco
Nata de coco berguna untuk kesehatan badan sebab memiliki kandungan mineral serta vitamin yang diperlukan badan. Contohnya untuk melakukan perbaikan proses pencernaan badan serta BAB sebab nata de coco kaya serat. Diluar itu pun tingkatkan kebal badan, terutamanya buat anak-anak.


Nata de coco

Nata de coco adalah hidangan penutup yang terlihat seperti jeli, berwarna putih hingga bening dan bertekstur kenyal. Makanan ini dihasilkan dari fermentasi air kelapa, dan mulanya dibuat di Filipina.


"Nata de coco" dalam bahasa Spanyol berarti "krim kelapa". Krim yang dimaksudkan adalah santan kelapa. Penamaan nata de coco dalam bahasa Spanyol karena Filipina pernah menjadi koloni Spanyol.

Pembuatan
Bibit nata adalah bakteri Acetobacter xylinum yang akan dapat membentuk serat nata jika ditumbuhkan dalam air kelapa yang sudah diperkaya dengan karbon dan nitrogen melalui proses yang terkontrol. Dalam kondisi demikian, bakteri tersebut akan menghasilkan enzim yang dapat menyusun zat gula menjadi ribuan rantai serat atau selulosa. Dari jutaan renik yang tumbuh pada air kelapa tersebut, akan dihasilkan jutaan lembar benang-benang selulosa yang akhirnya tampak padat berwarna putih hingga transparan, yang disebut sebagai nata.

Acetobacter Xylinum dapat tumbuh pada pH 3,5 – 7,5, namun akan tumbuh optimal bila pH nya 4,3, sedangkan suhu ideal bagi pertumbuhan bakteri Acetobacter Xylinum pada suhu 28°– 31 °C. Bakteri ini sangat memerlukan oksigen.

Asam asetat atau asam cuka digunakan untuk menurunkan pH atau meningkatkan keasaman air kelapa. Asam asetat yang baik adalah asam asetat glacial (99,8%). Asam asetat dengan konsentrasi rendah dapat digunakan, namun untuk mencapai tingkat keasaman yang diinginkan yaitu pH 4,5 – 5,5 dibutuhkan dalam jumlah banyak. Selain asan asetat, asam-asam organik dan anorganik lain bisa digunakan.
No comments:
Write komentar