Laman

Monday, 7 May 2018

Mesin Penggiling dan Pencacah Limbah Plastik

Mesin Penggiling dan Pencacah Limbah Plastik

jual mesin giling plastik kecil, harga mesin pencacah plastik 2019, harga mesin giling plastik aqua, mesin pencacah plastik sederhana, harga mesin penggiling plastik daur ulang, mesin penghancur plastik mini, cara membuat mesin penghancur plastik, mesin cacah plastik dinamo, harga mesin penghancur plastik mini.
Mesin Pencacah Limbah Plastik
Mesin Pencacah Limbah Plastik

 


Fungsi : Menghancurkan sampah plastik antara lain : botol, tempat oli plastik,dll. Menghancurkan limbah yang terbuat dari plastik dan kaca menjadi bagian lebih kecil agar mudah untuk didaur ulang, mesin ini hampir bisa menghancurkan segala limbah rumah tangga anorganik.
Alat Pencacah dan Penghancur Limbah Plastik dan Botol Sisa Rumah Tangga
Alat Pencacah dan Penghancur Limbah Plastik dan Botol Sisa Rumah Tangga



Spesifikasi Mesin Plastik dan Limbah Botol Kaca

Spesifikasi
Dimensi                        : 1500 x 900 x 1600 mm
Pengerak                       : Elektromotor 
30 HP/3 Phase
Material Penggiling      : Mild Steel
Material Rangka           : Siku, UNP
Material Cover             : Mild Steel
Material Pisau              : Baja Campuran
Jumlah Pisau Putar      : 10 Buah
Transmisi                     : Pulley Dan V-Belt
Kapasitas                      : 400-500 kg/jam
Bandul                         : 2 buah
Pipa Saluran Air
Spesifikasi
Dimensi                       : 1000 x 700 x 1600 mm
Pengerak                     : Elektromotor 
15 HP/3 Phase Atau Diesel 20 HP
Material Penggiling     : Mild Steel
Material Rangka          : Siku, UNP
Material Cover            : Mild Steel
Material Pisau             : Baja Campuran
Jumlah Pisau Putar     : 6 Buah
Transmisi                    : Pulley Dan V-Belt
Kapasitas                     : 150-200 kg/jam
Bandul                        : 2 buah
Pipa Saluran Air
Spesifikasi
Dimensi                       : 900 x 600 x 1400 mm
Pengerak                     : Elektromotor 
10,5 HP/3 Phase Atau Diesel 16 HP
Material Penggiling     : Mild Steel
Material Rangka          : Siku, UNP
Material Cover            : Mild Steel
Material Pisau             : Baja Campuran
Jumlah Pisau Putar     : 4 Buah
Transmisi                    : Pulley Dan V-Belt
Kapasitas                     : 80-100 kg/jam
Bandul                        : 2 buah
Pipa Saluran Air
Spesifikasi
Dimensi                       : 700 x 600 x 1300 mm
Pengerak                     : Elektromotor 
7,5 HP/3 Phase Atau Diesel 10,5 HP
Material Penggiling     : Mild Steel
Material Rangka          : Siku, UNP
Material Cover            : Mild Steel
Material Pisau             : Baja Campuran
Jumlah Pisau Putar     : 4 Buah
Transmisi                    : Pulley Dan V-Belt
Kapasitas                     : 40-50 kg/jam
Bandul                        : 2 buah
Pipa Saluran Air
Spesifikasi
Dimensi                       : 700 x 
500 x 1000 mm
Pengerak                     : Elektromotor 
HP/3 Phase Atau Diesel 8 HP
Material Penggiling     : Mild Steel
Material Rangka          : Siku, UNP
Material Cover            : Mild Steel
Material Pisau             : Baja Campuran
Jumlah Pisau Putar     : 4 Buah
Transmisi                    : Pulley Dan V-Belt
Kapasitas                     
20-30 kg/jam
Bandul                        : 2 buah
Pipa Saluran Air

_________________________________________________________________________________

Sampah plastik masih tetap jadi kesempatan besar menghidupkan usaha kreatif yang dapat menjawab keperluan penduduk. Sesaat memerhatikan warta dari situs dailymail.co.id yang mewartakan perusahaan peralatan berolahraga asal AS, Nike, pada acara Piala Dunia 2010. Saat itu, sembilan timnas yaitu Brasil, Portugal, Slovenia, Australia, Selandia Baru, Korea Selatan, Serbia, Amerika Serikat, serta Belanda kenakan baju semasing yang memiliki bahan basic sampah plastik. Dengan spesial, Nike, memakai botol plastik dari sampah plastik di pesisir Taiwan serta Jepang. Untuk satu set baju, Nike menyerap delapan botol plastik. Dengan spesial, pada Piala Dunia 2010, Nike dapat menyerap 13 juta botol plastik untuk produksi massal baju atau jersey. Tanah Air Di Indonesia, inspirasi itu bak gayung bersambut. Ialah M. Luthfi Shidqi yang wujudkan idealismenya dengan membuat perusahaan Pet Jersey. Terobosan yang dikerjakan oleh mahasiswa Fakultas Tehnik Kampus Indonesia (UI) angkatan 2014 ini ialah membuat kaus berolahraga dengan bahan berbasiskan plastik daur lagi. "Ini ialah pengembangan yang disebut gabungan pada kepedulian pada lingkungan lewat pemakaian sampah plastik, serta pemenuhan market permintaan pada kaus berolahraga yang murah serta berkualitas buat penduduk," Ketua Almamater Centre Iluni UI yang Ketua Pelaksana UI Excellent Award 2018 Gari Primananda. Luthfi ialah satu dari sepuluh mahasiswa UI sebagai pemenang UI Excellent Awards. Penerapan pekerjaan ini, seperti launching yang di terima Kompas.com ini hari, berjalan pada 17 Mei 2018, di Sekretariat Iluni UI, Universitas UI Salemba Jakarta Pusat. Cerita riil unik hadir ikut dari penerima penghargaan tidak hanya Luthfi ialah Ainna Fisabilla. Mahasiswi Fakultas Pengetahuan Keperawatan UI angkatan 2015, menggagas NGO Emcekaqu. Emcekaqu ialah satu karya atas kepedulian pada rendahnya kesadaran pada sanitasi penduduk desa. Lewat pekerjaan ini, Ainna lakukan pekerjaan publikasi serta penyuluhan aktif di Pandeglang, Propinsi Banten lewat beberapa pekerjaan simpel yang bisa diperuntukkan buat anak-anak serta pelajar, untuk pergantian gaya hidup lewat pekerjaan MCK yang sehat, dan penguatan ekonomi penduduk pedesaan. Lalu, ada pula Abdurrahman WS, mahasiswa Fakultas Kesehatan Penduduk UI 2015. Dia membuat usaha Kebab Kelinci. "Ini untuk pemakaian kelinci menjadi pilihan sumber protein," katanya. "Ada pula pekerjaan literasi di pedesaan serta pengajaran bahasa Inggris untuk anak-anak di Lombok yang dimotori oleh Radhe Ayu, mahasiswa FISIP UI 2016, serta aplikasi Desa Wisata pada telpon genggam yang digagas oleh Rolando, mahasiswa FTUI 2014,” urai Gari Primananda. Ada dalam peluang penganugerahan itu tidak hanya Gari Primananda ialah Ketua Pengurus Pusat Iluni UI Ahmad Fathul Bari, Direktur Jalinan Kerja Sama Alumni UI Erwin Nurdin, serta anggota panitia seleksi Indy Hardono. Sumber.


Hampir tiap-tiap orang tentu akan tidak lepas dari yang namanya bahan plastik dalam aktivitasnya keseharian. Ya, memang plastik sudah jadi elemen terpenting dalam kehidupan moderen sekarang ini serta peranannya sudah menukar kayu serta logam mengingat keunggulan yang dimilikinya diantaranya mudah serta kuat, tahan pada korosi, transparan serta gampang diwarnai, dan karakter insulasinya yang lumayan baik.

Sifat-sifat bahan plastik berikut yang membuat susah tergantikan dengan bahan yang lain untuk beberapa aplikasi terutamanya dalam kehidupan keseharian dari mulai paket makanan, alat-alat rumah tangga, mainan anak, elektronik s/d elemen otomotif. Penambahan pemakaian bahan plastik ini menyebabkan penambahan produksi sampah plastik dari tahun ke tahun. Menjadi deskripsi mengkonsumsi plastik di Indonesia sampai 10 kg perkapita pertahun, hingga bisa diperkirakan sebesar itu sampah plastik yang dibuat.

Seperti sudah kita kenali bersama dengan jika plastik begitu susah terurai dalam tanah, memerlukan waktu sekian tahun serta ini akan memunculkan persoalan sendiri dalam penanganannya. Pembuangan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah bukan jalan keluar yang cukuplah bijak dalam pengendalian sampah plastik ini. Fungsi beberapa pemulung dalam kurangi timbunan sampah plastik pantas mendapatkan animo walau ini tidak dapat menghilangkan seratus % sampah plastik yang ada. Memerlukan manajemen sampah plastik dari mulai lingkungan paling kecil yakni rumah tangga sampai taraf besar mencakup lokasi kota yang diurus oleh pemerintah kota atau daerah ditempat. Untuk mempermudah pengendalian sampah plastik pada taraf rumah tangga, jadi memerlukan pandangan mengenai beberapa jenis plastik, kandungan materialnya, sampai efeknya pada lingkungan hingga diinginkan tercipta manajemen pengendalian yang pas.

Beberapa macam plastik yakni : · PET atau PETE, atau polyethylene therephthalate. Mudah, murah, serta gampang membuat. Pemakaiannya terpenting pada botol minuman soft drink, tempat makanan yang tahan microwave dan sebagainya. · HDPE (high density polyethylene) Lebih kuat serta rawan pada korosi, sedikit kemungkinan penyebaran kimia jika dipakai menjadi wadah makanan, dapat dipakai untuk wadah shampoo, deterjen, kantong sampah. Gampang didaur lagi. · PVC (polyvinyl chloride) Plastik type ini mempunyai karakter fisik yang konstan serta mempunyai ketahanan pada bahan kimia, cuaca, karakter elektrik serta saluran. Bahan ini sangat susah didaur lagi serta seringkali kita temui pemakaiannya pada pipa serta konstruksi bangunan. · LDPE (low density polyethylene) Dapat dipakai untuk wadah makanan serta botol-botol yang lebih lembek. · PP (polypropylene) Plastik type ini memiliki karakter tahan pada kimia terkecuali klorin, bahan bakar serta xylene, memiliki karakter insulasi listrik yang baik. Bahan ini pula tahan pada air mendidih serta sterilisasi dengan uap panas. Aplikasinya pada elemen otomotif, tempat makanan, karpet, dan lain-lain. · PS (polystyrene) Type ini memiliki kekakuan serta stabilitas dimensi yang baik. Umumnya dipakai untuk wadah makanan sekali gunakan, paket, mainan, perlengkapan medis, dan lain-lain.

Sampah plastik menjadi sumber daya

Mengingat kandungan daya yang tinggi berbahan plastik, jadi kekuatan pemanfaatannya menjadi salah satunya sumber daya mempunyai prospek yang lumayan bagus di waktu yang akan datang. Dari sini dapat didapat dua keuntungan sekaligus juga yakni kurangi masalah sampah dan membuahkan daya yang dapat dipakai untuk kurangi ketergantungan pada sumber daya konvensional. Beberapa tehnologi dapat dipakai untuk mengkonversi sampah plastik jadi bahan bakar salah satunya yakni :

Konversi ke bahan bakar padat

Dikerjakan dengan mencacah sampah plastik dan membriketnya untuk nanti jadi bahan bakar briket. Bahan bakar ini lalu dapat dipakai untuk pembakaran di tungku-tungku industri.

Konversi ke bahan bakar cair

Dengan memakai prinsip pirolisis di mana sampah plastik dipanaskan pada suhu seputar 500oC hingga fasenya akan menjadi gas dan akan berlangsung proses perengkahan (cracking). Sesudah itu didinginkan kembali serta dapat memperoleh bahan bakar cair sama dengan bensin serta solar.

Konversi ke bahan bakar gas

Ini dapat dikerjakan dengan tehnologi gasifikasi di mana sampah plastik dipanaskan pada suhu yang tinggi sekali sampai 900oC dengan prinsip oksidasi parsial. Hingga akan dibuat gas hidrokarbon yang dapat digunakan untuk kepentingan industri. Telah sepantasnya sampah plastik tak akan jadi persoalan yang susah serta bahkan juga dapat menghadirkan faedah dengan membuahkan bahan bakar. Saat ini tinggal bagaimana menggerakkan pemerintah daerah untuk mengaplikasikan tehnologi yang ada serta tentu saja di dukung oleh semua penduduk di pengendalian sampah yang berbasiskan komune. Sumber
No comments:
Write komentar